Retret Kelas XII SMA Santa Theresia

Retret

gallery

SMA

Retret Kelas XII SMA Santa Theresia

Kalau ditanya apa hal yang paling ditunggu-tunggu, sekaligus paling mendebarkan di kelas XII, jawabannya mungkin tidak hanya terkait seleksi masuk kuliah atau pengumuman kelulusan. Ada satu momen lain yang ternyata tidak kalah berkesan, yaitu retret kelas XII. Tahun ini, seluruh siswa-siswi kelas XII SMA Santa Theresia berkesempatan mengikuti retret dengan tema “Diutus Menjadi Berkat” selama tiga hari dua malam di Rumah Retret Ursulin, Bandung, yang dilaksanakan dalam tiga gelombang keberangkatan, dengan masing-masing gelombang terdiri dari dua kelas. Gelombang pertama pada tanggal 26-28 Agustus 2026 diikuti oleh kelas XII-4 dan tim DBL. Gelombang kedua pada tanggal 31 Agustus-2 September 2026 diikuti oleh kelas XII-3 dan XII-5. Gelombang ketiga pada tanggal 2-4 September 2026 diikuti oleh kelas XII-1 dan XII-2. Bukan sekedar jalan-jalan keluar kota, retret ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas sekolah yang padat, lalu duduk diam dan benar-benar bertanya pada diri sendiri, “Sebenarnya, aku ini siapa, dan untuk apa aku ada?

Hari Pertama: Dari Kampus ke Keheningan

Perjalanan retret dimulai sangat pagi. Sebelum menuju rumah retret, rombongan kelas XII lebih dulu mampir untuk kegiatan di Universitas Parahyangan, Bandung, semacam pengingat manis bahwa sebentar lagi mereka akan benar-benar meninggalkan bangku SMA dan melangkah ke dunia perkuliahan. Setelah makan siang, rombongan baru tiba di Rumah Retret Ursulin dan langsung disambut suasana yang jauh berbeda dari hiruk-pikuk sekolah, tenang, teduh, dan penuh pepohonan.

Setelah beristirahat sejenak dan menikmati snack sore, kegiatan retret resmi dibuka lewat ibadat pembukaan yang dipimpin oleh suster pendamping. Malam pertama diisi dengan dua sesi refleksi yang langsung menyentuh hati dan membuka mata para siswa bahwa retret ini tidak hanya soal jalan-jalan, tetapi juga soal pulang ke dalam diri sendiri. Hari pertama ditutup dengan ibadat malam, dan entah kenapa, suasana hening di rumah retret terasa jauh lebih menenangkan dibanding suasana kamar sendiri di rumah.

Hari Kedua: Drama, Cita-Cita, dan Air Mata yang Tak Terduga

Hari kedua tentu menjadi hari paling padat sekaligus paling berkesan. Diawali dengan meditasi pagi yang menenangkan, dilanjutkan sarapan bersama, lalu masuk ke sesi-sesi inti retret. Salah satu momen yang paling diingat banyak siswa adalah ketika mereka diajak untuk membawakan drama singkat yang mengajak merenung dengan tema ”Diutus Menjadi Berkat”.  Hal ini terlihat sederhana, tapi entah kenapa cukup untuk membuat beberapa siswa terdiam dan merenung. Dari situ, banyak yang menyadari satu hal bahwa betapa mudahnya kita lupa bersyukur atas berbagai hal kecil seperti bisa bangun pagi dalam keadaan sehat dan punya keluarga serta teman yang peduli.

Selain drama, ada juga sesi reflektif yang tak kalah berkesan, yaitu setiap siswa diajak duduk hening sejenak untuk menuliskan cita-cita dan harapan mereka ke depan. Tidak hanya soal karier atau kampus tujuan, tetapi juga tentang menjadi pribadi seperti apa yang ingin mereka wujudkan. Sesi ini mengajak setiap siswa untuk jujur pada diri sendiri, apa pun jalan yang nanti mereka pilih setelah lulus SMA, entah melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, maupun perguruan tinggi luar negeri. Sesi ini menjadi pengingat bahwa identitas dan tujuan hidup tidak selalu ditentukan oleh kampus atau jurusan yang dipilih, melainkan oleh siapa diri mereka sesungguhnya di hadapan Tuhan.

Hari Ketiga: Sakramen Tobat, Misa Penutup, dan Rasa Berat Berpisah

Hari terakhir dibuka dengan sarapan pagi, lalu dilanjutkan dengan Sakramen Tobat bagi siswa-siswi Katolik dan Ibadat Rekonsiliasi bagi siswa-siswi non-Katolik, sebuah momen di mana masing-masing siswa diajak untuk berdamai, baik dengan Tuhan, dengan orang lain, maupun dengan diri sendiri. Retret ditutup dengan Misa Penutup yang khidmat, dilanjutkan sesi refleksi akhir dan foto bersama seluruh angkatan sebagai kenang-kenangan.

Menariknya, meski retret ini berlangsung singkat, rasa berat untuk berpisah dan kembali ke rutinitas justru terasa nyata. Banyak siswa mengaku tiga hari di Bandung ini terasa jauh lebih “penuh” dibanding tiga bulan biasa di sekolah. Bukan karena kegiatannya yang seru saja, tetapi karena untuk pertama kalinya dalam waktu lama, mereka benar-benar punya waktu untuk diam dan mendengarkan diri sendiri.

Bukan Sekadar Liburan: Apa yang Dibawa Pulang

Retret kelas XII ini menyentuh tiga relasi penting yang sering luput dari perhatian di tengah kesibukan sekolah. Pertama, relasi dengan Tuhan lewat keheningan, ibadat, dan sakramen, banyak siswa merasa lebih dekat dan lebih percaya bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa transisi menuju dunia perkuliahan. Kedua, relasi dengan diri sendiri lewat sesi refleksi dan penulisan cita-cita, siswa diajak mengenal kembali kekuatan, ketakutan, dan harapan mereka sendiri, daripada terus-menerus membandingkan diri sendiri dengan standar nilai atau pilihan jurusan orang lain. Ketiga, relasi dengan sesama melalui pentas drama, kerja kelompok, dan kebersamaan tiga hari nonstop. Banyak siswa menjadi lebih peka terhadap perjuangan teman-temannya, dan belajar bahwa saling menopang itu jauh lebih berarti daripada saling bersaing.

Retret ini menjadi pengingat sederhana namun dalam. Di tengah persiapan menghadapi ujian, pendaftaran kuliah, dan segala kesibukan kelas XII, ada hal yang jauh lebih penting untuk dijaga, yaitu hubungan dengan Tuhan, kejujuran terhadap diri sendiri, dan kepedulian terhadap sesama. Terima kasih kepada tim pastoral yang telah menemani perjalanan retret ini dari awal hingga akhir. Selamat kembali beraktivitas, peserta didik kelas XII. Semoga semangat dan nilai-nilai yang diperoleh selama retret tidak hanya berhenti sebagai kenangan, tetapi juga terus menyertai setiap langkah dalam menjalani kehidupan dan menyongsong perjalanan baru setelah masa sekolah.

Event lainnya dibulan ini

Kampus Ursulin Santa Theresia selalu menyelenggarakan kegiatan dan event yang bermanfaat bagi siswa-siswi TK-KB, SD, SMP, SMA dan SMK. dibawah ini beberapa event dan kegiatan diselenggarakan

Oct5
2026

Hari Studi TK ke SD Santa Theresia 2026

Senin, 5 Oktober 2026

Baca selengkapnya
Oct1
2026

Pesta Perayaan Pelindung Sekolah Santa Theresia

Pesta Perayaan Pelindung Sekolah Santa Theresia 1 Oktober 2026 “Bersama Santa Theresia, Menjadi Pribadi yang Lebih Peduli” Dengan penuh sukacita,

Baca selengkapnya
Sep28
2026

Berkebun Bersama TK se-Kecamatan Menteng dan TK Santa Theresia

Berkebun Bersama TK se-Kecamatan Menteng dan TK Santa Theresia – 28 September 2026 Kegiatan berkebun bersama TK se-Kecamatan Menteng dan

Baca selengkapnya
Sep20
2026

Bina Iman Anak – 20 September 2026 di Katedral Jakarta

Bina Iman Anak – 20 September 2026 di Katedral Jakarta Secara umum, kegiatan Bina Iman di Katedral berjalan dengan baik

Baca selengkapnya
Sep30
2026

Ibadat Penutupan Bulan Kitab Suci Nasional 2026

Rabu, 30 September 2026

Baca selengkapnya
Sep30
2026

Proses Integrated Learning Kelas 3 “Pembuatan Tempe” Tahun Pelajaran 2026/2027

Bulan Juli-September 2026

Baca selengkapnya

© 2026 —

Santa Theresia Jakarta