Renungan Quotes Santa Angela
Mei-Juni 2026
Nasihat Santa Angela:
“Jika karena perubahan zaman dan keadaan perlu untuk membuat peraturan baru atau mengubah sesuatu, lakukanlah hal itu dengan kebijaksanaan setelah mendengar nasihat yang baik.”
(Warisan Terakhir Art. 2)
Suster Bapak Ibu Guru, Staf TU, Bapak Ibu Karyawan/Wati serta para peserta didik yang dikasihi Tuhan…
mari kita bersama-sama merenungkan nasihat St. Angela ini agar berbuah dalam tugas, studi dan karya pelayanan kita.
Kita bisa belajar dari Carlo Acutis, seorang remaja yang hidup di zaman modern seperti kita. Ia sangat menyukai teknologi dan komputer. Di sekitarnya, banyak orang menggunakan internet untuk berbagai hal, tidak semuanya baik. Namun Carlo tidak langsung ikut-ikutan. Ia memilih untuk berpikir terlebih dahulu. Ia juga mau mendengarkan nasihat dari orang tua dan pembimbingnya. Dari situlah ia menemukan cara yang baik: menggunakan teknologi untuk kebaikan. Ia membuat sebuah website tentang mukjizat Ekaristi agar semakin banyak orang mengenal Tuhan. Dari kisah Carlo ini, kita melihat bahwa hidup di zaman yang terus berubah tidak selalu mudah. Banyak pilihan, banyak pengaruh, dan kadang kita bingung mana yang benar.
Dalam Injil Matius 10:16, Yesus berkata, “Hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” Yesus tidak hanya mengajak kita untuk menjadi baik, tetapi juga untuk berpikir dengan bijaksana. Kita diminta untuk tidak mudah terbawa arus, tetapi mampu memilih dengan hati yang jernih, tanpa kehilangan ketulusan. Hal ini sangat sejalan dengan nasihat St. Angela yang mengatakan bahwa ketika zaman berubah dan kita perlu membuat keputusan atau perubahan, kita harus melakukannya dengan kebijaksanaan dan setelah mendengarkan nasihat yang baik. Hal ini berarti dalam hidup ini kita tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri. Kita perlu belajar mendengarkan orang tua, guru, dan orang-orang yang menginginkan kebaikan bagi kita. Dengan begitu, kita tidak mudah salah langkah. Carlo Acutis sudah memberi contoh nyata: ia hidup di tengah perubahan zaman, tetapi tidak kehilangan arah. Ia tetap bijaksana, tetap tulus, dan berani memilih yang benar.
Oleh karena itu, kita pun diajak untuk melakukan hal yang sama. Dalam setiap pilihan, baik dalam belajar, berteman, maupun menggunakan teknologi, kita belajar untuk tidak asal ikut-ikutan, tetapi berpikir, mendengarkan, dan memilih yang baik. Tuhan Yesus juga berkata, “Jangan takut”, ini menjadi kekuatan bagi kita. Ketika kita berani memilih yang benar, Tuhan selalu menyertai kita.
Sekarang marilah kita membuat niat konkret untuk kita lakukan selama bulan Mei-Juni ini sebagai bentuk penghayatan terhadap nasihat St. Angela dengan bantuan pertanyaan refleksi berikut ini:
- Apakah saya sudah berpikir sebelum bertindak?
- Apakah saya mau mendengarkan nasihat orang tua dan guru?
- Apakah saya berani memilih yang benar, walaupun tidak mudah?